Senin, 02 Oktober 2017

NEW CRUSH DIE FAST



This is where the point is.
Kalau kamu punya crush yang cukup lama kamu suka, dan ternyata that crush like you, too. Dan kalian sama-sama suka, tapi belum saling bilang satu sama lain.
Eh, terus pas kamu kena masalah, yang dimana masalahnya itu, ada gossip tidak baik yang tersebar di lingkungan sekolah atau  lingkungan kerja kamu, yang sebenarnya kamu juga jadi tidak nyaman, entah karena gossip itu benar atau hanya setengahnya benar, atau mungkin tidak benar sama sekali.
Lalu gossip itu sampai ke telinga crush kamu. Dia jadi ngejauhin kamu. Kamu yang awalnya cuek saja dengan gossip itu, akhirnya ngeh juga. Kamu akhirnya sadar juga, “Ah, buat apa saya suka sama orang itu kalau dia sendiri tidak percaya sama saya. Kalau kenyataannya, dia ngeliat saya jadi beda, sikap dia malah berubah sama saya, dan bahkan dia malah  jauhin saya.”
Di titik itu, kamu sadar, kamu hanya butuh orang-orang terdekat yang percaya sama kamu. Yang terima kamu apa adanya, tanpa masalahin kekurangan kamu. Yang nggak sok nge“fix” diri kamu seolah-olah kamu orang yang salah dan harus diperbaiki jadi benar. Yang tetap suka kamu, tetap jadi dirinya, tetap percaya dan tetap stay sama kamu, walaupun dia tau serusak apa diri kamu. Toh kita ini juga manusia. Baik diri kamu atau “that crush” tetap manusia biasa, tetap banyak salah dan dosa, tapi tetap sama-sama mau berjuang untuk hubungan kalian. Kalau sudah saling percaya, saling nyaman, dan tetap stay, gossip buruk dari luar pun kalian nggak peduli. Intinya kalian tidak saling termakan gossip luar dan tidak menyakiti satu sama lain.
Saya baru ngeh juga, ternyata. Kenapa banyak yang pilih tetap stay dengan hubungan antar sahabat, dan lebih pilih hubungan sahabatnya tetap baik daripada hubungan dengan crush-nya. Karena sahabat atau teman dekat tetap percaya dan nggak permasalahin diri kamu seperti apa, mereka tetap terima kamu apa adanya. Nah kalau crush belum tentu nih mau terima diri kamu apa adanya.
Dan yang kamu butuhkan cuma 1 orang. Cukup 1 orang yang bisa percaya sama kamu dan terima diri kamu yang rusak ini.