This is where the point is.
Kalau kamu punya
crush yang cukup lama kamu suka, dan ternyata that crush like you, too. Dan kalian sama-sama suka, tapi belum
saling bilang satu sama lain.
Eh, terus pas kamu
kena masalah, yang dimana masalahnya itu, ada gossip tidak baik yang tersebar
di lingkungan sekolah atau lingkungan
kerja kamu, yang sebenarnya kamu juga jadi tidak nyaman, entah karena gossip
itu benar atau hanya setengahnya benar, atau mungkin tidak benar sama sekali.
Lalu gossip itu
sampai ke telinga crush kamu. Dia jadi
ngejauhin kamu. Kamu yang awalnya cuek saja dengan gossip itu, akhirnya ngeh
juga. Kamu akhirnya sadar juga, “Ah, buat apa saya suka sama orang itu kalau
dia sendiri tidak percaya sama saya. Kalau kenyataannya, dia ngeliat saya jadi
beda, sikap dia malah berubah sama saya, dan bahkan dia malah jauhin saya.”
Di titik itu, kamu
sadar, kamu hanya butuh orang-orang terdekat yang percaya sama kamu. Yang terima
kamu apa adanya, tanpa masalahin kekurangan kamu. Yang nggak sok nge“fix” diri kamu seolah-olah kamu orang
yang salah dan harus diperbaiki jadi benar. Yang tetap suka kamu, tetap jadi
dirinya, tetap percaya dan tetap stay
sama kamu, walaupun dia tau serusak apa diri kamu. Toh kita ini juga manusia. Baik
diri kamu atau “that crush” tetap
manusia biasa, tetap banyak salah dan dosa, tapi tetap sama-sama mau berjuang
untuk hubungan kalian. Kalau sudah saling percaya, saling nyaman, dan tetap
stay, gossip buruk dari luar pun kalian nggak peduli. Intinya kalian tidak saling
termakan gossip luar dan tidak menyakiti satu sama lain.
Saya baru ngeh
juga, ternyata. Kenapa banyak yang pilih tetap stay dengan hubungan antar sahabat, dan lebih pilih hubungan
sahabatnya tetap baik daripada hubungan dengan crush-nya. Karena sahabat atau teman dekat tetap percaya dan nggak
permasalahin diri kamu seperti apa, mereka tetap terima kamu apa adanya. Nah kalau
crush belum tentu nih mau terima diri
kamu apa adanya.
Dan yang kamu butuhkan cuma 1 orang. Cukup 1 orang yang bisa percaya sama kamu dan terima
diri kamu yang rusak ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar