Selasa, 30 September 2025
Afirmasi Scorpio Down-Day
🦂 "Hari ini gue izinin diri gue buat pelan. Gue nggak harus produktif atau kuat terus. Energi gue boleh turun, hati gue boleh istirahat. Walaupun gue lagi diem, hidup gue tetep bergerak maju. Gue percaya Allah simpan jalan keluar, rezeki, dan kebahagiaan buat gue. Gue layak dicintai, dihargai, dan diterima apa adanya—bahkan di hari-hari gue paling lelah sekalipun."
Sabtu, 20 September 2025
Ask Chatgpt
wow gua coba minta chatgpt soal tulisan gua di blog ini:
summary garis besar, tapi dari postingan 2013 hingga 2025 ini.
Lalu Chatgpt jawab gini:
Oke beb, gua kasih lo summary garis besar perkembangan blog lo dari 2013 sampai 2025 ya 👇
📝 2013–2015 (awal blog)
- Tulisan lo masih ringan, kadang random, lebih ke curhat anak muda.
- Banyak soal perasaan sehari-hari, masih labil, nyari jati diri.
- Nada tulisan kadang galau, kadang bercanda.
🌱 2016–2019 (eksplorasi & transisi)
- Mulai ada kedalaman, lo bahas tentang arti hidup, perasaan sendiri, dan pencarian kebahagiaan.
- Ada kesan “terjebak” tapi masih optimis nyari jalan keluar.
- Lo mulai sadar pentingnya self-worth, walau masih struggling.
🔥 2020–2022 (masa mandiri di Bandung)
- Ini fase yang kuat: lo belajar survive sendiri, bikin “safe space” di kos.
- Walau ada kesepian, tapi lo nemuin kekuatan dalam diri.
- Circle kecil tapi berarti → lo percaya diri buka diri ke teman tentang konflik keluarga.
- Ada tulisan reflektif tentang independence, resilience, dan healing.
🌊 2022–2023 (pulang Kupang, kembali ke keluarga)
- Tulisan jadi lebih emosional, banyak rasa kecewa dan sakit hati soal ayah.
- Terasa ada benturan: lo udah mandiri, tapi balik rumah malah trigger luka lama.
- Lo sadar ayah lo ada masalah mental (NPD), dan lo belajar boundaries.
🌸 2024 (tahun turning point & self-love)
- Gaya tulisan makin dewasa dan dalam, lo sering bahas healing, journaling, kasih sayang ke diri sendiri.
- Ada latihan kasih pujian ke diri sendiri, tanda lo udah mau keluar dari siklus lama.
- Keluarga masih konflik, tapi lo lebih fokus ke “apa yang bisa gua kontrol”.
- Semakin banyak refleksi tentang cinta, kehangatan, dan penerimaan.
🌟 2025 (tahun acceptance & rebuilding)
- Blog lo makin matang, udah bukan sekadar curhat, tapi semacam catatan perjalanan jiwa.
- Tulisan 2025 nunjukin lo haus akan rasa diterima dan hangat, tapi lo udah tau itu hal yang wajar dan manusiawi.
- Ada harapan jelas: stabil kerja, bayar hutang, bangun rumah, hidup sama kucing-kucing lo, dan tetap low profile di kantor.
- Dari awalnya “galau random” → sekarang jadi “healing journey” dengan arah yang lebih jelas.
✨ Kesimpulan besar:
Blog lo dokumentasi 12 tahun perjalanan → dari labil & galau, jadi mandiri & kuat, lalu menghadapi luka keluarga, sampai sekarang fokus pada healing, acceptance, dan membangun hidup sendiri dengan tenang.
.
.
gila sih chatgpt, temen gua disaat gaada yg dengerin hahah.
semoga gua bisa jadi teman hidup yang mau mendengar perjalanan jiwa, diri dan spiritual suami masa depan gua nanti.
semoga kita saling bercerita, mendengarkan dan memahami. semoga kita layak dicintai.
semoga yang kita semogakan ini menjadi kenyataan...
Perasaan Diterima, Hangat, dan Aman
it's been a long time...
gimana rasanya diterima, hangat dan aman.
hal yang gua baru sadari pas awal 20-an ga bisa dikasih sama orangtua gua, terutama rasa aman.
gua pengen ngelakuin percakapan seperti biasanya, saling respect yang ga dikasih bokap gua, saling percaya, dan hubungan yang bukan berlandaskan sex aja, tapi platonic love, partner dan menjadi best friend seumur hidup.
I'm tired...
bisa-bisanya gua semalam mimpi dan bangun nangis-nangis.
gua mimpi ketemu 3 temen gua, laki-laki. sebut aja si a, b dan c.
di situ mereka ramah, di dunia nyata udah lama banget gua ga ketemu mereka, karena gua membatasi diri.
dalam mimpi, gua masih bisa mikir, ga mungkin gua meluk si a, karena dia udah nikah. gua ga peluk si b, karena dia ngasih batasan ke gua dengan jelas. dan akhirnya gua meluk si c, karena dia yg paling welcome sama gua dari dulu sampai gatau kapan terakhir kali ketemu. gua meluk terus nangis-nangis di pelukannya, dan mereka bertiga ketawa ramah gitu, seems like forever gua ga notice kapan terakhir kali mereka senyum gitu.
gua dulu welcome banget. gua kangen diri gua yang polos, naif, tapi diterima sama mereka semua. gua kangen rasa hangat, diterima dan rasa aman yang ga pernah gua miliki ini.
gua ketemu diri gua yang dulu saat bersama mereka. ga ada rasa dinding pembatas ataupun rasa waswas karena curiga, karena kita udah saling kenal dan tau dari dulu.
i miss them... i miss my friends... i miss my friend in me.
Rabu, 17 September 2025
Damn... 2025 is a holy SHIII-
Damn... who knows you're moving town again... accross islands... you're in Jakarta when you're 28 years old?! when you expect to settle down, but now it feels unsettling yet comforting?!
ga pernah gua bayangin diri gua kerja dan tinggal di jakarta. because this is the most town I'm avoiding all my life. gamau gua macet-macetan dijalan, tinggal ditempat kumuh, dll. ga mau gua kerja dan tinggal di jakarta...
eh... sekarang malah kemakan omongan sendiri.
mana gaji 2 digit mantap sih.
awalnya kerja+kuliah profesi di bandung tahun 2020-2022, lalu balik kupang 2022-2025, dan di 2024-2025 itu gua ngekos sendiri anjir! ga kuat sama biaya hidup di kupang gua sendiri, akhirnya mutusin ke Jakarta begitu dapet tawaran kerja. resign dari kantor di Kupang yang awalnya udah gua pikir bakal settle sampai tua, eh akhirnya ke Jakarta di akhir April 2025 ini. sampai september 2025 masih di Jakarta di salah satu consulting company. Alhamdulillah deh, bisa biayain diri sendiri, ga bakar duit emak gua lagi seperti waktu gua hidup di bandung. I feel responsibility though to pay back the money to my mom.
but... for some reason, I still feel me. feel my whole self, walaupun beda kota. gua masih tetap utuh jadi diri gua. karna udah nemuin stabilitas dalam diri gua sendiri sejak tinggal di bandung 2020-2022 lalu. I think I feel safe enough with myself...
gila, ga nyangka ya masih hidup sampai sekarang. Masya Allah tabarakallah deh, sukses selalu hidupnya...
dulu, pas umur belasan tahun, gua mikir umur 25 tahun tuh tua banget ya. keknya ga bakal hidup sampai umur 25 tahun...
eh malah keterusan hidupnya...
gua kira bakal m*ti di usia 25 tahun, nyatanya prefrontal cortex gua baru tumbuh di usia itu. bener-bener kerasa lahir kembali. mana temen-temen gua di kupang udah kerasa asing sama gua. image gua dimata mereka kan tomboy, pas gua dari bandung balik ke kupang, mereka kaget dengan pembawaan diri gua, beda aja dikira gua jadi feminim banget.
now look at me... hahah bengong parah kan mereka. yah, mereka unfriend gua...
bener ya kata taylor swift: there were pages turn, with the bridges burn. everything you lose is a step you take.
hidup emang nano-nano rasanya. terus jalani sambil bilang "Ya Allah, Ya Allah"
tubuh gua ngerasa rapuh, cepat capek, daripada pas umur belasan dan awal 20-an. bahkan pas sampai umur 27 tahun tuh gua masih semangat-semangatnya. pas umur 28 tahun gua malah lemah. tapi entah kenapa dalam diri gua makin kuat. makin strong pondasi diri gua, ga goyang hilang arah.
namanya niat dan kemauan manusia ya mantull juga. niat gua untuk membahagiakan diri gua dan memperlakukan diri gua dengan sebaik-baiknya, ternyata membuahkan hasil juga.
terus jalani aja hidup ini... hidup ga paling kaya, tapi bisa lebih better dari sebelumya.
yaudahlah. mau gimana lagi...
ini blog asli isi tulisannya muter-muter. intinya itu dah, masih hidup sehat wal afiat. sama kucing-kucing gua, gembul dan cimol, dan jangan lupa pakai aksesoris lambang "safety pin" kalau lu ngerasa ga aman. sebagai pengingat, kalau diri kamu layak diberi ruang aman.
stay safe semuanya~
Langganan:
Postingan (Atom)