gimana rasanya diterima, hangat dan aman.
hal yang gua baru sadari pas awal 20-an ga bisa dikasih sama orangtua gua, terutama rasa aman.
gua pengen ngelakuin percakapan seperti biasanya, saling respect yang ga dikasih bokap gua, saling percaya, dan hubungan yang bukan berlandaskan sex aja, tapi platonic love, partner dan menjadi best friend seumur hidup.
I'm tired...
bisa-bisanya gua semalam mimpi dan bangun nangis-nangis.
gua mimpi ketemu 3 temen gua, laki-laki. sebut aja si a, b dan c.
di situ mereka ramah, di dunia nyata udah lama banget gua ga ketemu mereka, karena gua membatasi diri.
dalam mimpi, gua masih bisa mikir, ga mungkin gua meluk si a, karena dia udah nikah. gua ga peluk si b, karena dia ngasih batasan ke gua dengan jelas. dan akhirnya gua meluk si c, karena dia yg paling welcome sama gua dari dulu sampai gatau kapan terakhir kali ketemu. gua meluk terus nangis-nangis di pelukannya, dan mereka bertiga ketawa ramah gitu, seems like forever gua ga notice kapan terakhir kali mereka senyum gitu.
gua dulu welcome banget. gua kangen diri gua yang polos, naif, tapi diterima sama mereka semua. gua kangen rasa hangat, diterima dan rasa aman yang ga pernah gua miliki ini.
gua ketemu diri gua yang dulu saat bersama mereka. ga ada rasa dinding pembatas ataupun rasa waswas karena curiga, karena kita udah saling kenal dan tau dari dulu.
i miss them... i miss my friends... i miss my friend in me.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar